8.27.14 Jerawat

Seumur hidup, bisa dihitung jari kali ya jerawat yang muncul di wajah aku. Tapi ini tiba-tiba muncul TIGA dalam satu waktu. Luar biasaa, saudara-saudara.

Jadi, ini mungkin keinginan-akan-pemenuhan-ambisi yang terlalu menggebu-gebu, yang kemarin datang sekaligus bersamaan, sehingga pas dikasih ‘sedikit’ hambatan dalam mencapai semuanya langsung jadi kepikiran sendiri dan dibawa stress, karena terlalu ingin mendapatkan semuanya.

Sedikit lega adalah ketika tiba-tiba bercakap dengan beberapa kawan dan memberikan petuah yang sama ketika aku sedikit membicarakan masalahku, seolah Tuhan berusaha menenangkan aku lewat mereka, bahwa yang namanya rezeki itu sudah diatur, kalau memang sudah rezeki ya ga akan kemana-mana dan kalau misalnya memang belum rezekinya artinya memang sudah takdir kita. Seorang kawan juga ‘menyadarkan’ untuk tidak terlalu memikirkan stress aku dengan memberikan quote sebagaimana yang aku post sebelum ini, yang sedikit banyak memberikan insight buat aku.

Memang nih penyakit lama aku lagi berusaha unjuk gigi lagi, semoga kali ini diberikan ketenangan dan kesabaran yang lebih serta keceriaan dalam menghadapi semuanya. Bismillahirahmanirrahim. Semoga dilancarkan semua urusan aku dan juga urusan teman-teman semuanya yaa..Allahumma yassir wala tu’assir..

La Hawla Wala Quwwata illa Billah, ayo, jerawat cepatlah kamu menghilang! :D :D



A psychologist walked around a room while teaching stress management to an audience. As she raised a glass of water, everyone expected they’d be asked the “half empty or half full” question. Instead, with a smile on her face, she inquired: 
"How heavy is this glass of water?”Answers called out ranged from 100 grams to 200 grams.She replied, “The absolute weight doesn’t matter. It depends on how long I hold it. If I hold it for a minute, it’s not a problem. If I hold it for an hour, I’ll have an ache in my arm. If I hold it for a day, my arm will feel numb and paralyzed. In each case, the weight of the glass doesn’t change, but the longer I hold it, the heavier it becomes.”She continued,

“The stresses and worries in life are like that glass of water. Think about them for a while and nothing happens. Think about them a bit longer and they begin to hurt. And if you think about them all day long, you will feel paralyzed – incapable of doing anything.”

It’s important to remember to let go of your stress. As early in the evening as you can, put all your burdens down. Don’t carry them through the evening and into the night.
Remember to put the glass down!!!

A psychologist walked around a room while teaching stress management to an audience. As she raised a glass of water, everyone expected they’d be asked the “half empty or half full” question. Instead, with a smile on her face, she inquired: 

"How heavy is this glass of water?”

Answers called out ranged from 100 grams to 200 grams.

She replied, “The absolute weight doesn’t matter. It depends on how long I hold it. If I hold it for a minute, it’s not a problem. If I hold it for an hour, I’ll have an ache in my arm. If I hold it for a day, my arm will feel numb and paralyzed. In each case, the weight of the glass doesn’t change, but the longer I hold it, the heavier it becomes.”

She continued,

“The stresses and worries in life are like that glass of water. Think about them for a while and nothing happens. Think about them a bit longer and they begin to hurt. And if you think about them all day long, you will feel paralyzed – incapable of doing anything.”

It’s important to remember to let go of your stress. As early in the evening as you can, put all your burdens down. Don’t carry them through the evening and into the night.

Remember to put the glass down!!!



So I dreamt about someone i dont really want to know anything about her/him anymore, apparently forgive your enemy is a lot easier than forgive your friend, a friend who you (previously) believe.



8.19.14 Accept through Acceptance

Menerima. Menerima bahwa setiap individu itu berbeda. Berbeda bukan berarti buruk. Buruknya memang lebih buruk dari kamu? Kamu dan aku hanya belum bisa bertoleransi. Toleransi untuk lebih memahami. Memahami mungkin berarti tidak bersikap superior. Superior yang merasa dirinya yang paling segalanya. Segalanya tidak selalu indah, seperti bumi yang berputar. Putarannya membuat kita kadang di atas atau di bawah. Di bawah bukan berarti lebih hina. Hina hanya masalah pandangan. Pandangan manusia terlalu dipenuhi asumsi. Asumsi lah yang terkadang membuat kita terjebak dalam justifikasi. Justifikasi, atau membenarkan pemikiran pribadi, tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi. Terjadi perubahan malahan menimbulkan tanda tanya. Tanya mengapa harus berubah dan tidak seperti dulu kala. Kala dulu terus dipertanyakan kenapa tidak pernah berubah. Berubah bukan berarti lebih baik. Baik itu penerimaan. Penerimaan itu hanya berarti satu, aku menerima kamu, kamu menerima aku. Aku dan kamu, kita ikhlas saling menerima.



8.18.14 One of the best protections against disappointment is to have a lot of going on


ada yang memar, kagum banggaku, malu membelengguada yang mekar, serupa benalu, tak mau temanimu

ada yang runtuh, ramah tamahmu, beda teraniayaada yang tumbuh, iri dengkimu, cinta pergi kemana?

lekas, bangun dari tidur berkepanjanganmenyatakan mimpimucuci muka biar terlihat segarmerapikan wajahmumasih ada cara menjadi besarmemudakan tuamumenjelma dan menjadi indonesia

Lirik menjadi indonesia dari Efek Rumah Kaca



Meledek dan juga menyemangati secara tersirat, khas band ini. Tidak berusaha membuat tulisan yang pesimis, karena aku yakin masih banyak pemuda pemudi Indonesia yang berjuang dengan program-program yang digalakan untuk kemajuan bangsa ini.

Semoga semuanya ikhlas dalam berjuang, semoga semuanya tidak terlarut dalam penjajahan modern, semoga tidak menjadi ajang komersialisasi saja.

Semoga masih dibukakan hati nurani melupakan ego dalam kehidupan sehari-hari, semoga tidak mementingkan urusan perut dan persaingan kemakmuran saja.

Semoga nilai-nilai luhur tidak dilupakan dan semoga cahaya Indonesia tidak pernah pudar.

Dirgahayu 69, Indonesiaku! 

(photo was taken by me during my trip to Komodo Island last year)

ada yang memar, kagum banggaku, malu membelenggu
ada yang mekar, serupa benalu, tak mau temanimu

ada yang runtuh, ramah tamahmu, beda teraniaya
ada yang tumbuh, iri dengkimu, cinta pergi kemana?

lekas, bangun dari tidur berkepanjangan
menyatakan mimpimu
cuci muka biar terlihat segar
merapikan wajahmu
masih ada cara menjadi besar

memudakan tuamu
menjelma dan menjadi indonesia

Lirik menjadi indonesia dari Efek Rumah Kaca

Meledek dan juga menyemangati secara tersirat, khas band ini. Tidak berusaha membuat tulisan yang pesimis, karena aku yakin masih banyak pemuda pemudi Indonesia yang berjuang dengan program-program yang digalakan untuk kemajuan bangsa ini.

Semoga semuanya ikhlas dalam berjuang, semoga semuanya tidak terlarut dalam penjajahan modern, semoga tidak menjadi ajang komersialisasi saja.

Semoga masih dibukakan hati nurani melupakan ego dalam kehidupan sehari-hari, semoga tidak mementingkan urusan perut dan persaingan kemakmuran saja.

Semoga nilai-nilai luhur tidak dilupakan dan semoga cahaya Indonesia tidak pernah pudar.

Dirgahayu 69, Indonesiaku! 

(photo was taken by me during my trip to Komodo Island last year)



Hubungan golongan darah dan manajemen waktu. All Hail O the deadliners! Haiyoo.. pada sesuai ga?

Hubungan golongan darah dan manajemen waktu. All Hail O the deadliners! Haiyoo.. pada sesuai ga?





1 2 3 4 5