Sudah tiga bulan Bel Canto teronggok manis di pojokan kamar, dan si empunya hanya memandangnya lesu seperti sudah kehilangan nafsu untuk membaca karena merasa jiwa ini terlalu lelah diforsir dengan tekanan tinggi.
Dengan seenak jidatnya, setan memberi bisikan untuk membeli 2 buku diskon berbahasa inggris di Book Fair minggu lalu. Seperti yang sudah-sudah, mainan baru pun menjadi suatu kesenangan sendiri.
Mencoba menyempatkan diri untuk menyisipkan aktivitas membaca di tengah kesibukan pekerjaan yang berlipat-lipat dibanding pekerjaan sebelumnya.
Dan tersadar bahwa aku hampir melupakannya, luapan perasaan ketika membaca baris demi baris - lembar demi lembar buku.
Mengisi rongga kosong dari kehidupan banal ini.
Sepercik tujuan hidup pun aku dapatkan ketika membaca beberapa hari ini.
Thank you books for bringing back my humanity.
Hope this feeling will last.
blog comments powered by Disqus
button

